Wednesday, December 02, 2015

Terapi ablasi radiofrekuensi untuk nyeri kronik

Nyeri merupakan sensasi yag sangat mengganggu. Nyeri yang berlangsung lama dan menahun sering disebut sebagai nyeri kronik. yeri ini bisa ringan sampai berat seperti nyeri pada penyakit kanker. penanggulangan nyeri dapat dilakukan secara farmakologis maupun non farmakologis seperti hipnoterapi relaksasi. Adakanya nyeri tetap terjadi sehingga diperlukan penanganan secara farmakologi menggunakan obat anti nyeri baik yang diminum, ditempel di kulit, maupun injeksi melalui vena atau langsung ke pusat nyeri.
Ablasi radiofrekuensi merupakan penanganan nyeri yang dapat dicoba untuk dilakukan untuk nyeri leher, punggung, lutut, maupun nyeri kanker yang menahun. Tindakan ini dengan cara memberi panas pada pembungkus saraf sehingga memblokade impuls nyeri dari cabang saraf yang dilalui impuls nyeri. Cabang saraf yang sering dilakukan ablasi adalah saraf-saraf di tulang belakang mulai daerah leher sampai punggung. Ablasi dilakukan dengan menggunakan frekuensi radio dan relatif aman digunakan. Efek penghilangan nyeri dapat berlangsung sampai dua tahun.



Kuliah Siklus Krebs dan Bioenergetika